FOTO: Melirik Peluang Budidaya Jangkrik dan Ulat Jerman

TrubusPhoto
M. Iman P Perkasa
10 Sep 2019   20:16 WIB

FOTO: Melirik Peluang Budidaya Jangkrik dan Ulat Jerman

Media bertelur jangkrik menggunakan pasir halus. (TRUBUS/M. Iman P Perkasa)

Ternak jangkrik sudah banyak dilakukan banyak orang. Ternak jangkrik yang berskala besar biasanya untuk berbisnis pakan hewan peliharaan seperti burung pemakan serangga, reptile, dan ikan. Salah satu peternak jangkril yang bisa dikatan sukses adalah Khulatul Jamil. Ia mulai membudidayakan jangkrik sejak tahun 2014 di Jalan Rawa Putat, Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor.

Di farm yang ia berinama Mamake Jangkrik ini, Jamil mempunyai 40 kotak pembudidayaan jangkrik. Setiap kotak berukuran 2,5 meter kali 1.2 meter. Tidak hanya jangkrik, Jamil juga membudidayakan ulat hongkong dan ulat jerman. Untuk jual sendiri, jangkrik dipatok seharga RP50 ribu per kilogramnya. Untuk ulat hongkong, harganya Rp70 ribu per kilogram, sementara ulat jerman dijual seharga Rp75 ribu per kilogram. Namun

Namun demikian, harga jangkrik di musim kemarau bisa melonjak karena proses produksinya yang lebih lama dan banyak yang mati karena cuaca yang terlalu terik. Di musim kemarau, jangkrik bisa di panen umur 30 hari hingga 40 hari dibandingkan di musim hujan jangkring mangkin cepat pertumbuhannya sekitar hanya 25 hari saja.

Jangkrik di farm Mamake Jangkrik diberi makan beragam makanan. Di usia 20 hari hingga siap panen, jangkrik diberi makan pur BR21 yang dihaluskan. Untuk penambah cairan, diberi batang singkong. Sementara itu, untuk jangkrik yang baru menetas hingga usia 20 hari, Jamil hanya memberikan juga memberikan pakan yang sama namun ditambah batang pisang karna dia memiliki kandungan air cukup banyak.

Pasaran yang di tuju Khulatul Jamil langsung ke kios-kois burung yang di sekitar pasar Cileungsi dan paling jauhnya sampai Babakan Madang Sentul atau penangkar-penangkar burung. Penghasilan yang diraih Jamil per bulannya bisa sampai Rp15 sampai Rp20 juta. 

  0


500 Karakter

Foto Terkait

FOTO : Geliat Rumah Produksi Tahu di Cakung

FOTO : Geliat Rumah Produksi Tahu di Cakung

  23 Des 2017 07:00 WIB WIB
Bagikan:          
FOTO : Warga Berburu Pernak - Pernik Natal di Pasar Pagi
Bagikan:          
FOTO : Panen Jagung Menjelang Pergantian Tahun

FOTO : Panen Jagung Menjelang Pergantian Tahun

  29 Des 2017 13:00 WIB WIB
Bagikan:          
FOTO : Berkah Penjualan Terompet Jelang Tahun Baru 2018
Bagikan: